Kick Off PMB 2026 UMMAD, Sinergi Kampus dan Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
![]() |
| Foto : Rektor UMMAD Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., bersama Bupati Madiun para undangan yang hadir melaunching Program Insan Intelegensia pada Sabtu (31/1/2026). |
Madiun - Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) resmi menggelar Kick Off Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMMAD 2026 di Kampus 1 UMMAD, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini menjadi penanda dimulainya rangkaian PMB sekaligus wujud komitmen UMMAD dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Beragam agenda disiapkan dalam kegiatan ini, di antaranya peluncuran PMB UMMAD 2026, launching Program Insan Intelegensia, talk show pendidikan, serta UMMAD E-Sport Arena berupa Mobile Legends Offline Competition. Seluruh rangkaian acara terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
Rektor UMMAD, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., mengatakan bahwa kick off PMB ini dirancang sebagai ruang interaksi yang edukatif dan inspiratif bagi pelajar serta masyarakat luas. Menurutnya, UMMAD ingin hadir tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa UMMAD bukan hanya tempat belajar, tetapi juga bagian dari upaya membangun masa depan Madiun yang lebih baik,” ujar Prof. Sofyan Anif.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah talk show bertema “Perguruan Tinggi, Generasi Muda, dan Masa Depan Madiun”. Talk show tersebut menghadirkan Rektor UMMAD Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun, Lena, M.Pd.
Diskusi tersebut membahas peran strategis perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sekaligus kontribusinya dalam pembangunan Kota dan Kabupaten Madiun.
Selain itu, UMMAD juga menyediakan layanan tes minat dan bakat secara gratis bagi seluruh peserta yang hadir. Fasilitas ini bertujuan membantu calon mahasiswa mengenali potensi diri sebelum menentukan pilihan program studi.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sofyan Anif mengungkapkan bahwa UMMAD saat ini tengah bertransformasi menuju perguruan tinggi unggul, sejalan dengan visi menyiapkan sumber daya manusia berkarakter dan berkemajuan guna menyongsong Indonesia Emas 2045.
Ia juga menyampaikan rencana pendirian Fakultas Kedokteran di UMMAD. Persiapan tersebut didukung oleh keberadaan program studi penunjang seperti Kebidanan dan Administrasi Kesehatan, serta kerja sama dengan rumah sakit mitra, yakni Rumah Sakit Islam (RSI).
“Secara nasional, Indonesia masih kekurangan dokter. Pemerintah menargetkan tambahan 265 ribu dokter dalam tiga tahun ke depan. Perguruan tinggi Muhammadiyah diharapkan ikut mengambil peran, dan insyaallah Madiun menjadi salah satu yang dipersiapkan,” jelasnya.
Selain rencana Fakultas Kedokteran, UMMAD juga meluncurkan Program Insan Intelegensia serta membuka Pusat Layanan Psikologi dan Pengembangan Prestasi. Layanan ini diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK/MA di Kota dan Kabupaten Madiun, termasuk konsultasi penentuan jurusan secara gratis.
Kick Off PMB UMMAD 2026 turut diramaikan dengan stand program studi yang menyajikan berbagai informasi akademik di lingkungan Kampus 1 UMMAD. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang pengenalan potensi pendidikan tinggi di Madiun bagi pelajar dan masyarakat luas.(ny*)

