Menghubungkan Dua Daerah, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Perbatasan Madiun–Ponorogo Resmi Dimulai
Madiun – Harapan masyarakat yang selama ini mendambakan akses penghubung yang lebih aman dan layak akhirnya mulai terwujud. Komandan Kodim (Dandim) 0803/Madiun Letkol Inf I Nyoman Adhi Saputra melaksanakan ground breaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda (Jembatan Gantung) Tahap VI Tahun Anggaran 2026 di Desa Lembah, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun.
Kegiatan yang berlangsung di lokasi pembangunan jembatan tersebut menandai dimulainya pembangunan sarana penghubung strategis yang menghubungkan Desa Lembah, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun dengan Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo.
Jembatan Perintis Garuda yang akan dibangun memiliki panjang 47 meter, lebar 1,2 meter, dan kapasitas beban hingga 2,5 ton. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di kedua wilayah yang selama ini dipisahkan oleh aliran sungai.
Dalam sambutannya, Letkol Inf I Nyoman Adhi Saputra menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya yang berada di daerah perbatasan antarwilayah.
“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi juga menjadi penghubung harapan dan aktivitas masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan perekonomian warga semakin berkembang dan hubungan sosial antarwarga kedua daerah semakin erat,” ujarnya.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Jembatan Perintis Garuda Tahap VI Tahun Anggaran 2026 yang bertujuan membuka akses wilayah dan meningkatkan konektivitas daerah. Melalui program ini, masyarakat akan memperoleh jalur penyeberangan yang lebih aman, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat.
Warga setempat menyambut baik dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Mereka menilai keberadaan Jembatan Perintis Garuda akan memberikan banyak manfaat, terutama dalam memperpendek waktu tempuh menuju wilayah tetangga serta memudahkan akses anak-anak menuju sekolah dan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat berharap Jembatan Perintis Garuda dapat segera selesai dan dimanfaatkan, sehingga menjadi penghubung yang mempererat hubungan sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di perbatasan Kabupaten Madiun dan Kabupaten Ponorogo.(hum/yok)
