Angin Kencang Bikin Api Cepat Menjalar, Damkar Kodim 0803/Madiun Turut Jinakkan Kebakaran di Demangan
Madiun – Kepulan asap tebal terlihat membumbung dari lahan tebu di sebelah utara Taman Hijau Demangan, Kota Madiun, Minggu (13/9/2026) sore. Tiupan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat merambat hingga ke rumpun bambu di sekitar belakang Perumahan Green Nirwana Residence dan mengarah ke area Makam Kerkop, Kelurahan Pandean.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 17.25 WIB setelah Ade Hendra (40), warga Kelurahan Demangan, melihat kepulan asap dari lahan tebu yang berada di sekitar belakang rumahnya. Ia kemudian menghubungi Sumadi (64) untuk meminta bantuan sekaligus menghubungi Pemadam Kebakaran Kota Madiun.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut turut bergerak mendatangi lokasi. Dengan peralatan seadanya, mereka berupaya mengendalikan api sembari menunggu petugas pemadam tiba.
Sekitar pukul 17.30 WIB, petugas Damkar Kota Madiun bersama BPBD Kota Madiun tiba di lokasi. Upaya pemadaman langsung dilakukan untuk mencegah kobaran api semakin meluas, terutama ke arah permukiman warga.
Kondisi angin yang cukup kencang menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Api yang membakar lahan tebu dengan cepat menjalar menuju rumpun bambu di sekitar belakang Perumahan Green Nirwana Residence, Gg. IV, RT 01, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, serta mengarah ke area sekitar Makam Kerkop Kelurahan Pandean.
Melihat kondisi tersebut, unsur TNI turut memberikan perbantuan. Sekitar pukul 19.10 WIB, kendaraan pemadam kebakaran Kodim 0803/Madiun bersama personel Yonif Para Raider 501/BY tiba di lokasi setelah memperoleh informasi kejadian melalui grup koordinasi BPBD dan Damkar.
Personel TNI bersama petugas pemadam dan unsur terkait kemudian membantu proses pemadaman sekaligus melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Upaya tersebut dilakukan agar api tidak kembali menjalar dan membahayakan lingkungan maupun permukiman warga.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB. Situasi di lokasi kemudian dinyatakan aman dan terkendali.
Akibat kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Sementara kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta, dengan luas lahan tebu yang terbakar kurang lebih 3,5 hektare.
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Josenan bersama unsur terkait selanjutnya melakukan pemantauan di lokasi. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada kondisi cuaca kering dan berangin serta saat melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kebakaran di lahan terbuka dapat dengan cepat meluas ketika dipengaruhi angin. Kesigapan warga, petugas pemadam, BPBD, serta unsur TNI dan Polri menjadi bagian penting dalam mencegah kobaran api menjangkau permukiman dan area lainnya.(hm/yk)
