Api Mengamuk di Kebun Tebu Sukosari, Babinsa dan Warga Bergerak Cegah Kebakaran Meluas
Madiun – Kebakaran melanda lahan tebu milik PG Redjo Agung di Dukuh Sukosari RT 07/RW 02, Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Rabu (16/9/2026) pagi. Babinsa bersama tiga pilar dan masyarakat bergerak cepat memadamkan api agar tidak merembet ke area perkebunan yang lebih luas.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 09.25 WIB ketika masyarakat yang sedang beraktivitas di sawah melihat kobaran api di area kebun tebu. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Sukosari.
Mendapat laporan, Babinsa Desa Sukosari Koramil 0803-14/Dagangan, Serda Suwarno, bersama perangkat desa, karyawan PG Redjo Agung, dan masyarakat sekitar langsung menuju lokasi kejadian.
Dengan menggunakan peralatan seadanya, mereka berupaya mengendalikan kobaran api. Salah satu langkah yang dilakukan ialah memutus rantai daun tebu kering di sekitar titik kebakaran agar api tidak menjalar ke lahan lainnya.
“Bersama masyarakat, kami berupaya memadamkan api dan mencegah agar kebakaran tidak meluas. Kami juga mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di ladang, terutama pada musim kemarau,” ujar Serda Suwarno.
Berkat upaya bersama, kobaran api berhasil diatasi sekitar pukul 10.15 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan lahan tebu milik PG Redjo Agung terbakar dengan luas diperkirakan mencapai 1 hektare.
Berdasarkan laporan sementara, kebakaran diduga dipicu kondisi kemarau berkepanjangan yang menyebabkan daun tebu mengering, ditambah cuaca panas dan angin. Penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pasca kejadian, Babinsa berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sukosari untuk meningkatkan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, membuang puntung rokok di lahan kering, maupun kegiatan lain yang berpotensi memicu kebakaran.
Kegiatan pemadaman dan penanganan kebakaran selesai dengan aman dan lancar. Laporan kejadian selanjutnya diteruskan kepada komando atas sebagai bahan monitoring dan tindak lanjut.(hm/yk)
