Dari Filipina menuju Muhasa : SMA Muhammadiyah 1 Madiun Terima Kunjungan Akedemik dari Filipina Gandeng UNIPMA, Gelar Sosialisasi Hukum Lingkungan dan Cyber Law
![]() |
| Kunjungan akademik dari sejumlah mahasiswa asal Filipina dalam rangka pelaksanaan program sosialisasi dan edukasi hukum pada jumat 30 Oktober 2026. |
MADIUN - SMA Muhammadiyah 1 Madiun menerima kunjungan akademik dari sejumlah mahasiswa asal Filipina dalam rangka pelaksanaan program sosialisasi dan edukasi hukum yang diselenggarakan pada tanggal 30 Oktober 2026. Kegiatan berlingkup internasional ini terselenggara berkat kerja sama dan kolaborasi antara SMA Muhammadiyah 1 Madiun dengan Universitas PGRI Madiun (UNIPMA).
Dalam sosialisasi tersebut, para mahasiswa asing didampingi oleh tim akademisi UNIPMA untuk memberikan wawasan serta pemahaman mendalam kepada para siswa mengenai dua isu global yang sangat relevan saat ini, yakni Hukum Lingkungan (Environmental Law) dan Hukum Siber (Cyber Law).
Sinergi Edukasi Lintas Negara
Kedatangan para mahasiswa dari Filipina ini disambut dengan hangat dan antusias oleh segenap warga sekolah, mulai dari jajaran pimpinan, para guru, hingga siswa-siswi SMA Muhammadiyah 1 Madiun. Kunjungan ini menjadi wadah pertukaran budaya sekaligus ruang belajar interaktif lintas negara bagi para siswa.
Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Madiun, Hafidzuddin, S.Pd.I menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh UNIPMA Madiun sebagai mitra pelaksanaan program internasional ini.
"Kami sangat menyambut baik kehadiran para mahasiswa dari Filipina serta tim dari UNIPMA Madiun. Kegiatan ini tidak hanya membuka wawasan hukum internasional para siswa, tetapi juga melatih keberanian dan kemampuan berkomunikasi siswa," ungkapnya.
Tak hanya itu, Dr. Floraliyn L Doquilla, Lecturer of Criminology Neust Phillipines beserta para mahasiswanya nampak sangat terkesan dengan penampilan dari siswa melalui tari kreasi yang dipadukan dengan seni bela diri, Tapak Suci yang ditampilkan oleh siswa SMA Mummadiyah 1 Madiun dalam rangka memperkenalkan seni bela diri Putra Muhammadiyah dan budaya Indonesia.
Mendorong Kesadaran Lingkungan dan Etika Digital
Materi sosialisasi dikemas secara interaktif melalui presentasi, diskusi, dan tanya jawab. Dua topik utama yang diangkat menjadi perhatian khusus yaitu:
Hukum Lingkungan (Environmental Law) yang dipandu oleh Dr. Pershalyn M. Almerol dari Faculty, Lecturer College of Criminology Nueva Ecija University of Science and Technology, Phillines bertindak sebagai narasumber yang memberikan materi kepada para siswa. Para mahasiswa Filipina, mahasiswa UNIPMA, dan siswa SMA Muhammadiyah 1 Madiun berbagi pandangan mengenai pentingnya kesadaran hukum dalam menjaga kelestarian alam, tantangan perubahan iklim, serta bagaimana generasi muda dapat berkontribusi aktif dalam aksi perlindungan lingkungan di tingkat lokal maupun global.
Hukum Siber (Cyber Law), Dimas Pramodya Dwipayana, S.H, M.H dosen dari UNIPMA sebagai pembicara yang menyampaikan materi tentang cyber law mengingat tingginya intensitas penggunaan media sosial di kalangan remaja, sesi ini menyoroti pentingnya etika berinternet, perlindungan data pribadi, bahaya cyberbullying, serta konsekuensi hukum atas pelanggaran di dunia maya (IT law).
Menguatkan Wawasan Global Siswa
Perwakilan dari UNIPMA Madiun, Dr. Siska Diana Sari, S.H, M.H, Dekan Fakultas Hukum UNIPMA menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan pengabdian masyarakat berbasis internasional,
Siswa-siswi SMA Muhammadiyah terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Selain mendapatkan wawasan hukum baru, mereka juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi langsung mengenai budaya dan sistem pendidikan di Filipina.
Melalui kegiatan ini, SMA Muhammadiyah terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas berwawasan global serta membekali para siswanya agar menjadi generasi cerdas, beretika, dan taat hukum di era digital.
**

