Bupati Madiun Pantau Bahan Pokok Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026
Madiun - Menjelang lebaran hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Madiun pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok.
Empat lokasi kunjungan yakni Pasar Sayur Caruban, Bazar Murah di halaman Pendopo Ronggo Jumeno, Penggilingan Padi Bongsopotro Saradan, serta Gudang Logistik Alfa di Kaligunting, Mejayan, guna memeriksa harga serta kondisi pasokan sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang dan distributor.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati, Purnomo Hadi dan jajaran Forkopimda melakukan peninjauan ke sejumlah titik logistik dan pusat perbelanjaan tersebut, Senin (9/3/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga barang sekaligus mengecek ketersediaan pasokan menjelang Lebaran.
"Pemerintah turun langsung ke lapangan untuk memastikan pasokan kebutuhan pokok aman sekaligus mencegah potensi permainan harga oleh spekulan menjelang Lebaran." terangnya
Saat meninjau Pasar Sayur Caruban, Hari mengatakan Pemerintah hadir supaya masyarakat tidak dirugikan oleh spekulan. Kami lakukan operasi pasar agar mereka yang ingin memainkan harga bisa terkendali lewat intervensi pasar.
Di sisi lain, Pemkab Madiun juga menggandeng Bulog dalam penyediaan komoditas penting seperti beras, gula, telur dan minyak goreng dalam upaya untuk menjaga stabilitas harga di pasar.
"Harga bahan pokok dari pemantauan masih terpantau stabil, hanya harga cabai merah keriting masih tinggi, mencapai sekitar Rp 90 ribu per kilogram," ujarnya.
Pemkab Madiun mengadakan bazar murah namun menerapkan pembatasan pembelian bagi masyarakat untuk mencegah aksi borong oleh tengkulak.
Berdasarkan hasil pengecekan harga barang tersebut, sebagian besar komoditas pangan masih menunjukkan kondisi yang relatif terkendali. "Harga bahan pokok dinilai masih stabil dan pasokan barang juga dinyatakan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran," pungkasnya(yk)
